Oleh: kerincinet | 24 Desember 2008

Pemekaran Kabupaten Kerinci dan Suara Masyarakat

Berikut ini adalah petikan diskusi tentang Pemekaran Kabupaten Kerinci yg berlangsung sekitar awal tahun 2008.

 — In Kerinci-net@yahoogroups.com, elane aderayazi <elane_28@…> wrote:
>
> Assalamualaikum…..
> bagi saya pribadi, kerinci dimekarkan apa tidak itu tidak ada masalah..
> yang jadi permasalahannya..
> berkembang atau tidaknya perekonomian masyarakat kerinci itulah yang jadi permasalahan utama…
> jadi tidak perlulah kita bahas sagala sesuatu yang berhubungan dengan politik….
> yang diperlukan sekarang adalah bagaimana caranya kita melalui forum ini dapat menciptakan langkah konkrit untuk kemajuan masyarakat kita…..
>
> jangan pernah kita mengharapkan pemerintah lah……
> gak ada itu,,,
>
> nyo cuma nalak jabatan bae tu… idak do miki rakyat….
>
>
>
>
— In Kerinci-net@yahoogroups.com, Musnardi Moenir <non_lahar@…> wrote:
>
> Sungai Penuh menjadi Kota?
> Dijamin yang tinggal di kota sungai penuh bakal sengsara…
> Soalnya sungai penuh tidak punya apa-apa…
> Komoditi nya apa ? Pendapatan  kota dari mana ?
> Biasanya sebagai pusat perbelanjaan, Saat ini sungai penuh tidak sebagai pusat perbelanjaan.
> pada setiap ibu kota kecamatan sudah banyak toko yang di pasok lansung oleh grosir (mobil Kanvas/agen barang)
> mulai dari bahan bangunan hinggga kebutuhan harian, sandang maupun pangan,
> artinya barang di kota sama harganya di desa…. hukum ekonomi akan berlaku.
> di kota sungai penuh hanya ada  induk  yang jual sayur dan kuli angkut.
> bangeo ….
>
> salam
>
> Musnardi Moenir

>
— In Kerinci-net@yahoogroups.com, hans achong <hans_achong_tt@…> wrote:
>
> Saya sependapat dengan teman-teman. Saya betul-betul setuju untuk tidak usah ada pemekaran Kerinci, Sekarang kalo memang sudah final itu dari DPR, kita hanya bisa gigit jari, (tapi jangan keras-keras, ntar malah putus). Saya kok sangat Optimis sekali, bahwa pemekaran ini tidak lebih hanya untuk ajang berbagi kekuasaan. Dan yang lebih penting. KALO EMANG PEMEKARAN TETAP DILAKSANAKAN,,,,,, MAKA TINGGAL MENGHITUNG HARI. BAHWA DI KERINCI BAKALAN ADA PERANG BADAR (Perang Besaar) KARENA TIAP DAERAH BAKALAN MEMPEREBUTKAN JATAH SEBAGAI IBU KOTA KABUPATEN. Sementara sekarang saja, Kerinci termasuk daerah yang APBDnya sering bermasalah, alias penggunaannya sangat sering salah sasaran.
> Ada komenta gak teman-teman LSM di KINCAI. LSM akan Pro mana ??????? Pro Duit atau Pro Pejabat, atau Pro,,,,blema Kincai. Kincai ku sayang,,,, Kincai ku malang,,,,,,
>
> Akmal akmaluddin@… wrote:
> Yak tulllll…llull…….
> Mohon maaf kalau kamai sejak dulu gak setuju dengan pemekaran Kerinci
> Oooalah….. satu kabupaten aja Pembangunannya gak jelas juntrungnya apalagi 1 kab dan 1 kota….. capekk decch….
> Apa sih yang diandalkan Kab Kerinci dan Kota Sungai Penuh…….
> Sei Penuh tidak-lah begitu besar, dan pembangunannya juga gak bagus2 amat……
>
> Kalo jadi 2 berarti ada kota sungai penuh dan ada Kab. kerinci yang tentunya butuh ibukota kab…… kira2 pusat pemerintahan kab. kerinci akan pindah kemana??? atau masih di sei. penuh…….???? dan tentunya nanti akan ada Walikota dan Bupati serta aparat dan keparatnya.
>
> Harapannya saya, momen pemekaran ini bukan hanya dipandang sebagai LAHAN PROYEK BARU……
> Semoga kerinci tidak tambah MISKIN dan NDESO……..
>
> Salam
> Akmal
>
>
>
>
> 2008/2/11 Edward, Syafron edward.syafron@…:
>
> Wah ternyata pemekaran kelihatanya bakal jadi juga..
> Saya sendiri sih masih termasuk golongan yang tidak melihat urgensi pemekaran di Kabupaten Kerinci..
> apalagi kalau ada yang baca Kompas kemarin mengenai evaluasi daerah pemekaran…
> Yang “berkembang” hanya gedung-gedungnya saja, karena sudah pasti perlu Gedung Bupati baru, Rumah Bupati Baru, Rumah Wabup baru dll…
> tapi dari segi kesejahteraan masyarakat, tidak terjadi kemajuan….
>
> dan kalau kita lihat Kerinci, daerah yang sekecil itu dengan PAD yang kecil, sekarang mau dijadikan 2 Kabupaten, berarti jelas PAD dibagi 2 tapi Jumlah Instansi dan Pegawainya jadi Dua kali lipat, Pembangunan prasarananya pun dua kali lipat, jadi APBDnya bisa jadi dua kali lipat…., artinya memang dengan menjadi 2 kabupaten berarti menambah daftar Kabupaten yang mengandalkan bantuan dari Pemerintah Pusat alias “Pengemis”…..
>
> terlepas dari itu semua, semoga apa yang terjadi adalah yang terbaik untuk Kerinci..
>
> salam
> edo
>
>
> ———————————
> From: Kerinci-net@yahoogroups.com [mailto:Kerinci-net@yahoogroups.com] On Behalf Of Denil Zilfia
> Sent: Tuesday, February 12, 2008 12:21 PM
> To: Kerinci-net@yahoogroups.com
> Subject: [Kerinci-net] Fauzi: September, Sungaipenuh Jadi Kota
>
>
>
>
> Sumber : http://www.jambiekspres.co.id/
>
> Fauzi:  September, Sungaipenuh Jadi Kota
>
> Tuesday, 12 February 2008
> Inventarisir Pegawai yang Bergabung ke Kerinci dan Sungaipenuh
> SUNGAIPENUH – Dalam waktu dekat ini, tepatnya Februari 2008 ini juga, Pemerintah Kabupaten Kerinci akan melakukan mutasi kecil-kecilan. Mutasi yang dilakukan tidak lain sebagai langkah untuk mempersipakan personil atau aparatur yang akan mengisi Pemeritahan Kota Sungaipenuh yang dipastikan bakal terwujud pada September 2008 mendatang.
> ”Minimal selesai dilaksanakan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada ) Kabupaten Kerinci pada September 2008 mendatang maka Pemerintahan Kota Sungaipenuh telah terbentuk,” terang Bupati H Fauzi Siin, kepada seluruh pegawai di lingkup Pemkab Kerinci ketika bertindak sebagai inspektur upacara Senin (11/2) kemarin.
> Bupati Fauzi menjelaskan, sekarang tengah dilaksanakan pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) di pusat oleh DPR RI bersama pemerintah. Diperkirakan pada pertengahan atau sekitar awal September 2008 nantinya diharapkan sudah ditandatangani oleh Presiden SBY.
> Jika Pemerintah Kota Sungaipenuh sudah terbentuk sebut Fauzi, maka untuk menjalankan roda Pemerintahan Kota Sungaipenuh akan ditunjuk perangkat daerahnya.
> Untuk itu kepada Wakil Bupati beserta Sekda, dirinya memerintahkan agar segera mendata seluruh pejabat-pejabat yang akan ditempatkan atau duduk di Pemerintahan Kota Sungaipenuh termasuk yang akan tetap bertahan di Pemerintahan Kabupaten Kerinci. ”Wabup dan Sekda saya minta untuk segera mendata seluruh pejabat yang akan ditempatkan di dua daerah otonomi itu, baik pemerintah kota maupun di Kabupaten Kerinci nantinya,” ungkap Bupati Fauzi Siin.
> Disisi lain pada apel kemarin, Bupati H Fauzi Siin juga kembali menekankan pada disiplin anak buahnya dengan cara mengambil absensi secara langsung. Dan hal ini pulalah yang membedakan dari apel yang kerap dilaksanakan setiap Senin. Malah kali ini Bupati Fauzi Siin langsung terjun ke masing-masing dinas instansi dan ada juga bagian untuk mengambil absensinya.
> ”Bagi PNS yang tidak hadir pada apel segera laksanakan hukuman fisik, berupa pemotongan uang makan atau dana lauk pauk (LP), disamping sanksi secara administrasi lantaran telah melanggar PP 30 Tahun 1980 tentang disiplin pegawai,”katanya. (wdo)
>


Responses

  1. Ass.wr.wb,
    > Aku sangat sependapat dengan mendah2 kincai yang lain, buat apo kito buang2 waktu, boros2 biaya dan buang2 tenago membahas perihal pemekaran kabupaten kerinci yang hasilnyo pembangunan di kerinci tetap tertinggal jugo dibanding daerah2 lain.
    > Kepada wooo2 yang lebih berkompeten di Pemda Kincai aku menghimbau, alangkah baiknya tenago2, pikiran kito dan dana apbd yang ado kito optimalkan untuk mengejar ketertinggalan pembangunan di kab.kerinci.
    Terima kasih, salam untuk mendah2 kincai serta rekan2 di perantauan. Wasslam. From DH-Jgj/Jkt.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: