Oleh: kerincinet | 24 Desember 2008

PENDIDIKAN di Kerinci

Pendidikan dasar, menengah dan tinggi sangat memerlukan perhatian di Kerinci saat ini. Salah satu faktor merosotnya moral dan SDM, adalah kurangnya perhatian terhadap bidang yang satu ini.

Suara-suara dan perhatian thd. hal ini juga pernah dilontarkan di Kerinci-net. Berikut ini petikannya :

— In Kerinci-net@yahoogroups.com, Akmal <akmaluddin@…> wrote:
>
> Bung Jelpa,
>
> Kalau melihat diskusi di milis ini, masalah PENDIDIKAN Kerinci sudah sering
> kita “UTA”kan….
> Dan hasil diskusi kito dulu :
> – Pembangunan Kerinci di bidang SDM/pendidikan SAMA HANCURnya dengan
> pembangunan fisik/infrastruktur
>
> Dari diskusi di milis ini juga terlihat pemimpin kito tidak punya arah yang
> jelas untuk memajukan pendidikan di ranoh kincai
>
> Soal biaya di PT……, hampir semua Perguruan Tinggi memberikan beasiswa
> untuk mahasiswa yang tidak mampu, jadi alasan gak kuliah karena Ekonomi
> Lemah itu sih cuma alasan tuk *orang pemalas belajar…..*
> Yang penting bagaimana menembus PT tersebut…… lah kalo di SMA aja otak
> dah O’on ya jangan harap dech…..
>
> Yang saya lihat, uhang kito (adik2 kito) di kincai KURANG MOTIVASI untuk
> belajar….. soal ilmu bisa dicari, tidak mesti di dapat di bangku
> sekolah….. kata kunci yaitu MEMBACA….. Nah untuk mendorong motivasi
> adik2 ya *kayo2 mahasiswa*lah yang bisa terjun ke masyarakat……. Apalagi
> bung jelpa kuliah di psikologi nah…. kan klop tak yah…..
>
> Salam
> Akmal
>
>
> On 2/28/08, Jelpa Periantalo jelpa_periantalo@… wrote:
> >
> > Kalau melihat isi dari pembicaraan tentang pembangunan Kerinci di millist
> > ini. Sebagian besar mengacu kepada pembangunan fisik/infrastruktur.
> > Pembangunan fisik itu sangat penting. Namun, pembangunan sumber daya manusia
> > adalah hal yang paling penting. Kalau manusianya sudah berkualitas, dengan
> > sendirinya dia akan membangun negerinya.
> >
> > Ada banyak hal yang bisa kita lakukan untuk membangun SDM Kerinci, seperti
> > yang dilakukan dilakukan oleh salah seorang anggota DPR RI
> >
> > Menjelang SPMB 2007, salah seorang anggota DPR RI melaksanakan pesantren
> > kilat SPMB di Bogor. Peserta kegiatan ini adalah anak yang berasal dari
> > keluarga tidak mampu, memiliki kemampuan akademik yang memadai, dan
> > mempunyai keinginan untuk kuliah. Sebelum masuk pesantren, mereka diseleksi
> > secara akademik. Semua biaya selama pesantren dan proses SPMB sepenuhnya
> > ditanggung oleh sponsor.
> >
> > Alhamdulillah sekitar 40 % dr pesertanya masuk PTN, termasuk UI.
> >
> > Bayangkan kegiatan ini dilaksanakan di Kerinci
> > Ada banyak anak Kerinci yang berkualitas yang bisa kita selamatkan
> > Dikit demi sedikit, kita ikut mempersiapkan putra/i Kerinci yang
> > berkualitas di masa yang akan datang
> >
> > Kalau dia sudah masuk PTN, menurut saya masalah financial bisa diatasi.
> > Misalnya di kampus saya (UI), Pemda Prop. Memberi beasiswa 3,5 juta/tahun.
> > Kita juga sering dapat beasiswa dari universitas, seperti : PPA 2,4
> > juta/tahun. UI juga menyediakan kerja paruh waktu bagi mahasiswa, seperti di
> > kampus saya (Psikologi) mahasiswa bisa bekerja di perpustakaan dengan gaji 6
> > ribu/jam. Bagi yang bisa mengajar, mereka bisa mendapat 200rb/bulan.
> > Ditambah lagi, ikut proyek-proyek dosen. UI bahkan telah meniru negara maju,
> > seperti : Malaysia, bagi mahasiswa yg tidak mampu, UI memberikan pinjaman
> > biaya (akomodasi, kuliah, TA, dll) selama kuliah, pembayaran nanti kalau
> > sudah bekerja.
> >
> >
> > Salam,
> > Jelpa


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: