Oleh: kerincinet | 24 Desember 2008

Perbaikan Jalan Kerinci-Jambi

Berbicara masalah sarana jalan di Kerinci tak akan ada habis-habisnya. Apalagi selama 10 tahun belakangan ini. Hal ini sungguh sangat menyesakkan bagi masyarakat Kincai, karena dari tahun ke tahun infrastruktur yang satu ini selalu (kelihatannya) diabaikan oleh oknum penguasa. Kalaupun ada perbaikan, itu hanya proyek-proyekan.

Di Kerinci-net, berbagai pendapat dan keluhan tentang ini sdh seringkali dibicarakan (spt. kutipan di bawah).

Semoga ke depan, Kerinci bisa menjadi lebih baik daripada yang lalu.
— In Kerinci-net@yahoogroups.com, “Edward, Syafron” <edward.syafron@…> wrote:
>
> Rekan-rekan,
>
> Berdasarkan pengamatan saya waktu pulang ke Kerinci lewat darat Awal
> Januari lalu
> sebenarnya yang keadaannya Parah di Jalan Provinsi Bangko-kerinci itu
> ada di daerah Kabupaten Merangin, yaitu antara Perentak dan Sungai
> Manau, kondisi jalannya berlubang sampai diameter lebih dari 10 meter,
> sehingga mobil Kijang saja susah untuk melewatinya.
>
> sementara di ruas Muara Imat sampai Sanggaran Agung, sebenarnya kondisi
> jalannya cukup lumayan, malah bisa digolongkan bagus cuma memang
> jalannya sangat sempit ditambah lagi dengan rumput ilalang yang menutupi
> setengah dari badan jalan sehingga jalan hanya muat untuk satu mobil,
> kalau ketemu dengan mobil lain, salah satu harus mengalah dengan cara
> menerobos ilalang.
>
> Jadi kalau menurut saya, isyunya adalah:
> 1. Jalan yang jelek berada dalam Kabupaten merangin tapi merupakan akses
> utama menuju Kerinci sementara tidak terlalu penting bagi Merangin. jadi
> mungkin memang sudah tepat sasaran kalau ususlannya harus ke tingkat
> provinsi dan tentunya dengan pushing yang kuat dari Pemda Kabupaten.
>
> 2. Untuk Ruas yang berada dikabupaten Kerinci, isyu utamanya adalah
> terlalu sempit, dengan keadaan alam yang mengerikan karena jurang yang
> dalam dan belokan yang tajam, jalan tersebut sangat tidak pantas dan
> mengerikan jadi harus diperlebar kemudian pemeliharaan terutama
> pemotongan rumput dikiri kanan jalan juga harus rutin supaya badan jalan
> yang ada bisa dioptimalkan dan yang jelas mobil wisatawan yang masuk ke
> Kerinci tidak baret catnya…pengalaman kemarin kita harus extra
> hati-hati karena kalau tidak bisa baret-baret tuh mobil….
>
> Justru yang hancur lebur itu adalah ruas jalan antara kampung saya
> dengan kampung Bung Akmal….dan ini juga penting tentunya…hehehehee
> Egois dikit boleh dong…!!
>
> salam
> edo
>
> ________________________________
>
> From: Kerinci-net@yahoogroups.com [mailto:Kerinci-net@yahoogroups.com]
> On Behalf Of hafiz SDeq
> Sent: Wednesday, February 27, 2008 12:30 PM
> To: Kerinci-net@yahoogroups.com
> Subject: Re: Balasan: Re: [Kerinci-net] Kerinci dalam berita (Jalan)

>
> SEPATU (Sepakat dan setuju) dengan bang akmal…
> coba aja kita pulang kerinci dari Jawa lewat jalan
> darat, dari Jawa sampai Bangko aman-aman aja (perut
> masih nyaman)..dari Bangko ke Kerinci????
> wahhh…semuanya bisa berubah.
> Mamak2, Abang2 galo…., ada apa dengan pemerintahan
> kincai? mungkin bisa dikatakan dalam 10 tahun terakhir
> ini gak banyak yang berubah, kondisi jalan terutama.
> atau memang PAD kita terlalu kecil untuk membangun?
> atau Eksekutif dan Legistalif kita gak terlalu peduli
> dengan pembangunan????

— In Kerinci-net@yahoogroups.com, Akmal <akmaluddin@…> wrote:
>
> Saya mohon maaf jika gaya bahasa dan tutur saya mungkin kurang “ILOK” bagi
> sebagian anggota milis ini terutama kayo-kayo yang sopan dalam bertutur kata
> di milis, walo kurang sopan tapi saya ramah lho…. tapi bukan ramah dalam
> arti *ra*jin menja*mah* lho🙂 hehee (maaf bercanda lagi…. serius amat!!)
> ………………………………….

> Kembali ke Jalan yg Lurus… eh maksudnya Jalan Kerinci
> Ketika saya melewati sebuah daerah di Jogja yang cukup terkenal dengan
> NDESOnya dan sangat tandus serta terkenal dengan Kekeringan abadinya yaitu
> Gunung Kidul, sebuah kabupetan “terbelakang” dengan kondisi Jalan “terbaik”
> sak Indonesia saya kira. Jalan-jalan di kab ini sangat bagus dengan kualitas
> aspal kayak jalan tol, bahkan jalan-jalan penghubung antar desa juga sudah
> diaspal polmik. Jika kita dari Pacitan atau Klaten menuju Jogja via
> Gunungkidul (Wonosari) maka akan terlihat sekali perbedaan suatu kabupaten
> yaitu jalan, dimana kondisi jalan sebelum kab tersebut sangat berbeda sekali
> (persis kayak perbedaan jalan perbatasan Solok-Kerinci).
> Lah hubungan dengan kerinci apa…….??? setiap saya lewat jalan tersebut,
> ntah kenapa kok saya ingat Kerinci yah…. yaitu INGAT JALANYA YANG SLALU
> RUSAK, dalam hati saya kapan KAMPUNG HALAMANKU bisa mempunyai Jalan sebagus
> ini….????? atau selamanya selalu akan menjadi MIMPI…..???
>
> Seperti yang sudah saya sampaikan di email2 sebelumnya. Ketika saya mulai
> keluar dari TEMPURUNG KERINCI (baca: merantau) sekitar tahun 1995, yang saya
> rasakan alangkah jauh dan beratnya keluar dari kampung yang namanya Kincai
> menuju tanah Jawa yang waktu itu pikiran saya jauh nian diseberang
> sana…….. bagiamana tidak berat baru keluar dari gerbang kincai (Muara
> Imat) rasa mual dan muntah sudah tidak tertahan lagi (mabok darat) ditambah
> lagi badan ini rasanya remuk redam dech…….
> Bagaimana sekarang…..????? GAK ADA BEDANYA Choooy…. (bahasa gaulnya anak
> sekarang)
> Paling gak itulah yang saya rasakan ketika pulang kampung tercinta ranoh
> kincai tahun lalu 2007, supir Travel Safa Marwa yang saya tumpangi melaju
> mobilnya bak orang kesetanan gak tau kalau kami yang duduk dibelakang terasa
> di kocok2 dalam toples….. cuma satu keinginan orang di dalam
> mobil*PERCEPATLAH PENDERITAAN KAMI INI..
> *. karena tau isi hati penumpangnya wajar kalo supir membawa kencang
> mobilnya, karena tidak bisa menyalahkan mobil ya terpaksa JALAN lah yang
> jadi biang keladinya, namun karena jalan cuma benda mati ya SI PEMBUAT JALAN
> dan yang BERTANGGUNGJWAB dgn jalanlah yang menjadi “*umpatan dan caci maki*”
> saya (cuma dalam hati lho….). Sedih rasanya, selama 10 tahun lebih
> ternyata jalan yang saya lewati dari Jambi ke Kerinci tidak ada bedanya…
> SAMO BAE alias SAMI MAWON…….
>
> Aahh…. cukuplah ngomong jalan yang gak pernah RANCAK, daripada ngomong
> JALAN yang bikin sakit hati mending kita ngomong JALAN2 yang bikin hidup
> terasa hidup…..
> Hayyoo… kalo mau jalan2 datanglah ke kota Jogja, dengan naik bis
> TransJogja anda sudah bisa menikmati kenyamanan kota jogja…… tapi bagi
> anda yang suka tantangan seperti* off road* sepertinya* Kerinci pilihan yang
> TEPAT….*
>
> Wassalam
> Akmal

— In Kerinci-net@yahoogroups.com, mairizal meirad <mairizal_meirad@…> wrote:
>
> Wuah… wuah, huebat juga PDIP, mudah-mudah Parpol lain mempunyai keberanian yang sama.
>
> Mengingat Kabupaten Kerinci memegang falsafah “Adat bersandi syarak syarak bersandi kitabullah, maka kemungkinan HIV dan Aids atau penyakit kelamin lainnya relatif kecil, tapi jangan diabaikan tindakan-tindakan prefentif atau antisipasi sangat diperlukan.
> Perkembangan tekhnologi informasi via TV , HP dsbnya sudah masuk Kerinci, maka tidak bisa dimungkiri kalau tidak diantisipasi nanti akan ada HIV atau Aids yang menakutkan itu. Sekarang saja Narkoba sudah menjalar ke Kerinci.
>
> Lapangan Terbang Depati Parbo silakan jalan terus sepanjang memberi manfaat kepada masyarakat banyak. Untuk sementara saya no comment lah tentang itu, karena saya belum melihat feasibility study proyek.
> Salam
> MM
>
— In Kerinci-net@yahoogroups.com, Akmal <akmaluddin@…> wrote:
>
> Saya tersenyum bercampur MUAK dengan berita tentang JALAN,
>
> Tersenyum, karena saya takut yang digembor PDIP tak ubahnya TONG KOSONG
> NYARING BUNYINYA…….
> Lah selama ini kemana bung…..????
> Kenapa selama ini cuma diam…???? bukankah masalah jalan itu bukan
> hanya *setiap
> tahun* tapi sudah *PULUHAN TAHUN…….*
> JANJI GUBERNUR & BUPATI mau di
> Ditagih…..???? bukankah INGKAR JANJI bagi mereka itu wajar….???
> Truss, partai politik yang mendukung Gubernur yaitu PAN kemana……?????
> jangan2 sudah menikmati uang “JALAN” hehe…..
>
> MUAK, selaku putra daerah cuma satu yang saya idam-idamkan dari kerinci
> yaitu JALAN YANG BAGUS tapi kenyataannya jalan kerinci slalu hancur dan
> hancur……. di milis ini juga kita sudah berbusa-busa ngomong soal jalan
> kerinci namun hasilnya NIHIL….. kembali lagi TONG KOSONG NYARING
> BUNYINYA……
>
> Uhang kincai walau “BAGAK-BAGAK” tapi penurut dan patuh pada pemimpinnya.
> Walau jalan hancur dan rusak puluhan tahun, jarang bahkan tidak pernah
> mereka BERDEMO untuk segera memperbaiki jalan, coba bandingkan dengan daerah
> lain mungkin sudah didemo tuh kantor bupati, atau jangan2 karena uhang
> kincai yanga ada di Kincai GAK PERNAH LIHAT JALAN
> BAGUS karena KETERISOLIRAN mereka ya wajarlah manut aja…….
>
> Wo Mai, kamai menggantungkan harapan yang besar ka
> kayo…… karena dari sekian anggota milis kayo yang kamai pandang
> mempunyai akses ke pejabat cuma kayo. Itupun kalo kayo mau mendengarkan
> salah satu ASPIRASI dari UHANG KINCAI….
>
> Wassalam
> Akmal
>
> On 2/25/08, Denil Zilfia denil.zilfia@… wrote:
> >
> > Ini dia….dibuang jangan, dan sayang kalau terlewatkan.
> >
> > Selamat membaca ….
> >
> >
> >
> > Sumber : http://www.jambiekspres.co.id/
> >
> >
> >
> >
> >
> > *PDIP Tagih Janji Gubernur, Perbaikan Jalan Kerinci-Jambi *
> >
> >
> >
> > Monday, 25 February 2008
> >
> > *SUNGAIPENUH *- Desakkan untuk memperbaiki ruas jalan Kerinci-Jambi
> > melalui Kabupaten Merangin terus disuarakan. Kali ini desakan untuk segera
> > memperbaiki jalan tersebut disuarakan oleh Partai Demokrasi Indonesia
> > Perjuangan (PDIP) Kerinci. Apalagi Gubernur Jambi H Zulkifli Nurdin sudah
> > berulang kali menjanjikan perbaikan ruas jalan Kerinci-Bangko untuk segera
> > merealisasikan.
> >
> > Hal ini terungkap saat dilangsungkannya ulang tahun PDIP ke 35 di Gedung
> > Empat Jenis Minggu (24/2) kemarin.
> >
> > Seperti dikatakan Ketua DPC PDIP Kerinci, Edison, perbaikan jalan Provinsi
> > Jambi di Kerinci merupakan hal yang mendesak yang sudah dijanjikan Gubernur
> > Jambi. Namun sampai sekarang fakta di lapangan kondisi jalan provinsi di
> > Kerinci sangat buruk.
> >
> > Menurut Edison, pihaknya turut memperjuangkan jalan provinsi itu merupakan
> > sebuah bentuk kepedulian dari PDIP dalam membangun Provinsi Jambi.
> > ”Bayangkan, sampai sekarang janji Gubernur itu belum terealisasikan,”
> > kata Edison yang didengarkan oleh ratusan kader dan simpatisan PDIP,
> > kemarin.
> >
> > Kepada fraksi PDIP DPRD Provinsi Jambi ucapnya, PDIP Kerinci meminta agar
> > hal tersebut dapat disampaikan kepada Gubenur Jambi. ”Kita minta fraksi
> > PDIP di DPRD Provinsi Jambi memperjuangkan hal ini, agar perbaikan jalan
> > Kerinci-Jambi dapat diprioritaskan pengerjaannya,” ungkapnya.
> >
> > Disamping masalah jalan, banyak hal lain yang dijanjikan Pemerintah
> > Provinsi Jambi untuk membangun Kerinci.
> >
> > Dirinya juga mengakui, dari tahun ke tahun persoalan yang muncul adalah
> > keluhan masyarakat terhadap jalan provinsi yang rusak parah. Dikhawatirkan
> > urainya, lantaran Gubernur tidak lama lagi masa jabatannya akan berakhir,
> > maka pengerjaan jalan Provinsi di Kerinci tidak diselesaikan. ”Yang kita
> > khawatirkan itu ketika masa jabatan Gubernur habis, justru hal ini tidak
> > diselesaikan,” tambahnya.
> >
> > Ketua DPC PDIP Edison juga mengakui, pihaknya telah mendengar tentang
> > adanya program multi years untuk membangun dan menperbaiki jalan provinsi di
> > Kerinci-Jambi. Oleh karenanya sebagai PDIP mendesak pemerintah provinsi
> > sesegera mungkin memulai pengerjaan jalan provinsi yang ada di Kerinci ini.
> >
> > Sebaliknya Suwarno Soerinta Ketua Dewan Penasehat PDIP Provinsi Janbi juga
> > mengajak kepada seluruh ketua dan fraksi PDIP DPRD Provinsi Jambi untuk
> > turut membantu menyuarakan keinginan masyarakat terutama masalah jalan. Jika
> > ditemukan pekerjaan proyek provinsi yang asal jadi silahkan laporkan ke
> > Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK ).
> >
> > Ia juga mengakui bahwa tahun ini sudah dianggarkan dana untuk perbaikan
> > jalan Provinsi di Kerinci sebanyak Rp 97 miliar. Untuk itu kepada masyarakat
> > diharapkan sama-sama melaksanakan pemantauan agar apa yang diharapkan dapat
> > tercapai. ”Masyarakat juga diminta peran aktifnya memantau perbaikan jalan
> > provinsi yang sudah dianggarkan itu. Bila ada pekerjaan yang asal jadi
> > jangan ragu laporkan ke KPK,” tambah Suwarno Soerinta.
> >
> > Untuk diketahui jalan provinsi yang ada di Kerinci kondisinya memang
> > sangat parah. Tidak jarang kendaraan yang melintasinya apa lagi yang membawa
> > beban berat terpaksa harus ekstra hati-hati melintasi jalan ini. Seperti
> > kejadian beberapa pekan terakhir ini, satu unit mobil truk berisikan pasir
> > nyaris terjungkir ketika melintasi jalan provinsi di daerah perbatasan Desa
> > Sanggaran Aggung dan Desa Pendung Talang Genting Kecamatan Danau Kerinci.
> > Kendaraan tersebut terperangkap di dalam lubang besar yang menganga,
> > sehingga harus ditarik dengan kendaraan untuk bisa keluar dari lubang di
> > badan jalan Provinsi. *(wdo)*


Responses

  1. Saya sangat2 sependapat dengan mendah2 kincai yang lain, yang banyak menyoroti masalah kwalitas jalan kabupaten/provinsi antara bangko-muaraimat-sungai penuh yang dari tahun ke tahun kondisinya sejak dulu tidak pernah bagus dan mulus alias rusak2 terus, kalaupun ada perbaikan itu hanya sekedar proyek2kan (tdk ada rasa tanggung jawab baik dari instansi terkait maupun kontraktor). Memang benar apabila dibandingkan dengan kwalitas jalan2 daerah di jawa sangat menyolok sekali perbedaannya. Sehubungan dengan kondisi tersebut, kami sdalah satu dari mindah kincai di perantauan mengharapkan perhatian instansi terkait baik pejabat exekutif maupun legilastif agar segera memprioritaskan perbaikan/pembanngunan jalan2 di kabupaten kerinci/provinsi jambi. Dan apabila kondisi jalan sudah bagus tolong diprioritaskan biaya pemeliharaannya, karena percuma sj jalan yang sudah bagus/mulus namun dibiarkan begitu saja tanpa dipelihara dengan kontinyu dan dalam waktu singkat kembali rusak berat. Kasihan nian woooo…… mendah2 kincai yang lamo dirantau begitu balek kincai perutnya dikocok2 dimobil n sampai kincai langsung sakit, dakajadi menikmati indahnya saktinya alam kincai yang kito damba2 kan selamo ini. Terima ksih kpd mendah2 kincai yang lain yang sudah banyak memberikan masukan untuk wooo2 kito yang ado dilegislatif maupun dieksekutif. From DH.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: