Oleh: kerincinet | 28 Desember 2008

Calon PLTA di Kerinci dan AMDAL

— In Kerinci-net@yahoogroups.com, Musnardi Moenir <non_lahar@…> wrote:
>
> Komentarku…..
>
> Sekepal tanah surga, telah terkontaminsasi oleh iblis yang berwujud manusia.
> Perlu dibangun kembali rasa malu “social capital” untuk berbuat salah.
> Ebit G Ade mangatakan; bangga dengan dosa-dosa…..
> dst……
>
> salam
>
> Musnardi Moenir
>
>
> —– Pesan Asli —-
> Dari: Akmal akmaluddin@…
> Kepada: Kerinci-net@yahoogroups.com
> Terkirim: Jumat, 11 April, 2008 09:32:53
> Topik: Re: Terusan: Balasan: Re: [Kerinci-net] PLTA Kerinci, Amdal dan Izin Lokasi
>
> Om Mai dan Mendah Kincai….
>
> Membaca tulisan Om Mai saya jadi tersenyum..( senyum yang penuh arti dan tanda tanya….hehe)
>
> Terus terang saya salut Om Mai mau mengecek sendiri kebenaran dan realita yang ada di Kerinci sekarang, sebenarnya saya takut disebut tukang gosip atau menjelek2kan kerinci atau dulu pernah disangka terlalu berprasangka buruk dengan kerinci dan pemerintahnya. …. lah kalo keadaannya memang seperti itu mo gimana lagi…….. ?????
>
> Sebenarnya saya berharap, omongan saya dulu berbeda dengan kondisi yang Om Mai lihat sekarang….
> Saya berharap Lapter sudah berfungsi sebagai mana mestinya…. bukan lap ternak apalagi lap raising (baca: adu balap)…..
> Saya berharap jalan sudah enak dan mulus….. sehingga Om Mai tidak jauh2 datang ke Kincai cuma untuk disco dimobil hehe…
> Saya berharap kota sei penuh…. yang konon katanya mau pisah dengan kab kerinci TIDAK PESING lagi…..
> Saya berharap dan saya berharap…. …. namun sayang semuanya cuma HARAPAN dan TIDAK PERNAH JADI KENYATAAN… .
>
> Melihat kondisi Kincai yang HANCUR begitu….. sudah pasti bukan salah RAKYAT…. tapi salah Yang MEMIMPIN RAKYAT…. Karena Uang Rakyat diatur oleh PEMIMPINNYA. …… Jika saya terlalu keras ngomong ntar disangka sentimen dengan FS hehe……..🙂
>
> Dengan tertangkapnya UHANG JAMBI… Yaitu Al Amin anggota DPR…. karena Suap oleh KPK, saya jadi SANGAT BERHARAP… Pemimpin dan Kroni-Kroninya yang Memakan Uang Rakyat Kerinci supaya juga DITANGKAP… .??!!!
>
> Salam
> Akmal
>
>
— In Kerinci-net@yahoogroups.com, mairizal meirad <mairizal_meirad@…> wrote:
>
> Maaf untuk PLTA saya ndak bisa komentar kecuali “kunun bae”.
>
> Menurut saya untuk Kabupaten Kerinci yang dikatakan “Segepal Tanah Sorga yang tercampak ke bumi” tapi…”terlantar” karena belum tepat ngurusanya
> Kerinci tidak memerlukan mega proyek tapi “kunun” , Kerinci memerlukan program peningkatan ekonomi rakyat yang ter-integrasi antar berbagai sektor melalui pemberdayaan sumber daya alam yang ada dan perbaikan infra struktur yang memadai. Karena Sumber Daya Alama (SDA) tidak akan berarti apa2 jika urat nadi ekonomi tidak baik, SDA tidfak akan berarti apa-apa jika tidak didukung dengan organisasi dan tata kelola serta Sumber Daya Manusia (SDM) yang memadai.
> Gaung PLTA sudah hampir 8 tahun kita dengar tapi…. tapi …
>
> Khusus untuk Add Akmal…
>
> Penasaran dengan informasi dan tulisan Akmal dalam milis ini, maka
> waktu pulang ke Kerinci beberapa hari lalu saya menyempatkan diri kekeliling Danau Kerinci, berhenti dibeberapa Desa dan terakhir melihat Lapter (LAPTER yang sering mendapat sorotan keras dari add Akmal).
> Sesampai disana saya melihat beberapa kerumunan orang, saya tanya ada apa disana ? ” anak-anak balapan speda motor “.
> Rupanya Lapter itu bukan Lapangan Ternak Mal tapi berubah jadi Lapangan Balap Motor. Ketika saya tanyakan apakah pengerjaan Lapter itu masih berlangsung dijawab oleh salah seorang masyarakat yang ada disana , sudah tidak ada pekerjaan lagi, malah Lapangannya sudah ada yang ber-lobang-lobang.
> Kasihan betul ya….. sawah yang sudah habis untuk itu, dana yang bermilyar-milyar masuk kesana.
> Saya jadi mikir dan ter enyuh…andaikan Dana untjuk Lapter itu dulunya digunakan untuk perbaikan jalan ke Bangko , ke Tapan/Pess Selatan dan dalam wilayah Kerinci mungkin sudah cukup bagus dan bisa mendongkrak kegiatan ekonomi rakyat Kerinci.
> Sayakan ter-enyuh karena waktu dari Tanjung Batu, Tanjung Merindu memasuki Sanggaran Agung terus ke Sleman, Hiang, Pendung Tanah Genting saya merasakan goyangan Disko dalam mobil karena jalan yang bergelombang dan berlobang kalau hujan katanya jadi kubangan Kerbau.
> Saya bilang sama masyarakat Sleman kalau jalan bagus saya sudah lihat di Jakarta dan daerah lain, saya mau merasakan jalan disko ini.
> Mudah-mudahan info singkat ini bisa menggugah kita semua, untuk memajukan Kerinci kedepan./.. Kerinci ini mau dibawa kemana ???.
> Semoga Pemimpin Kerinci dimasa akan datang “siapapun orangnya” akan bisa membawa pembaharuan, perbaikan untuk masyarakat banyak.
>
> Oh.. Akmal Pasar juga begitu l, betul sekali yang Akmal katakan Kincai Plaza memprihatinkan dilantai 3 bau Kencing dan bila angin datang parfum itu menebar ke sekitarnya,
> Karena penasaran komentar Akmal , Saya menyempatkan diri juga melihat-lihat pasar sayur, ikan, daging dan Pasar Tanjung Bajurei yang nasibnya sama dengan Kincai Plaza.
> Ini menjadi PR yang berat bagi Pimpinan Kerinci dimasa depan, mau diapakan dan bagiaman membenahinya.
> Tentunya semua saran dari kita yang diluar daerah ditunggu-tunggu oleh masyarakat Kerinci.
> MM
>
>
>
> osma nar os mersel18@… wrote:
> Yth. Mendah khincai
>
> PLTA Batang Merangin, PLTA Merangin-2 apa PLTA Kerinci
>
> membaca berita jambi ekspres 31 maret 2008, berkaitan
> dengan “rencana” pembangunan plta batang merangin,
> (dulu sekitar th 1996 bernama plta merangin-2)
>
> Rencana….pembangunan PLTA….. untuk kita simak
> bersama bahwa PLTA yang akan dibangun di kerinci
> tersebut sudah tiga kali ganti baju (nama) pertama
> kalau tidak salah PLTA Kerinci, kemudian berubah PLTA
> Merangin-2 sekarang PLTA batang merangin.
>
> berdasarkan catatan yang saya miliki plta merangin-2
> dengan kapasitas 340 MW yang akan memerlukan lahan 39
> ha, yg akan digunakan untuk bendung pengatur,
> bendungan pendek, pusat pembangkit dan penambangan
> batu. PLTA akan dikembangkan dengan tipe aliran sungai
> (run Off River). plta merangin tersebut studi ANDAL
> telah dilakukan dan disetujui oleh Komisi AMDAL Dep.
> Pertambangan dan Energi (sekarang Dep. Energi dan
> sumber daya mineral) dengan surat keputusan no.
> 1783/0115/SJ.R/1992 tgl 20 Mei 1992 dan atas dasar
> tersebut sudah pula disusun Rencana Pengelolaan
> Lingkungan (RKL) dengan melibatkan berbagai pihak
> termasuk PT PLN.
> di dalam RKL setebal lebih kurang 80 halaman lengkap
> dengan peta-peta lokasi dan pembangunan. serta
> berbagai kajian sosial ekonomi dari awal sampai
> setelah pembangunan PLTA merangin-2 dimaksud.
>
> Menyimak rencana pembangunan PLTA Batang Merangin oleh
> PT Kerinci Hydro Energi (Bukaka Group. yang saat ini
> masih baru ingin mengajukan ijin lokasi?????? berarti
> masih jalan panjang jalan yang akan ditempuh (seperti
> syair lagu)
>
> Saya melihat dan membaca dari awal pencanangan PLTA
> batang merangin tersebut pemda propinsi dan TK II
> tidak melibatkan PT PLN saat peletakan batu pertama
> oleh gubernur jambi tersiar berita pln tidak
> dilibatkan. yang jadi pertanyaan pembangunan PLTA yang
> besar tersebut listriknya mau dibawa kemana jika tidak
> dijual ke pln sebagai penguasa transmisi yang dijamin
> oleh undang-undang??????????
>
> Bersama kita berdoa semoga saja pembangunan kerinci
> bisa terus maju khususnya pembangunan PLTA Batang
> merangin.
>
> salam buat semua rekan2, mohon maaf sy sudah lama
> tidak berpartisipasi tp saya selalu monitor
> perkembangan milis kita.salam buat wo MM sesepuh kita,
> selamat bergabung (maaf ucapan saya terlambat).
>
> — Denil Zilfia denil.zilfia@… wrote:
>
> > Sumber : http://www.jambiekspres.co.id/
> >
> > PLTA Kerinci Tunggu Izin Lokasi
> >
> >
> >
> > Monday, 31 March 2008
> >
> > Amdal Sudah Rampung
> >
> > SUNGAIPENUH – Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga
> > Air ( PLTA) Batang
> > Merangin, Kabupaten Kerinci yang berkapasitas 2 x 90
> > mega watt bakal
> > dilanjutkan. Bangunan yang diprediksi bernilai Rp
> > 2,5 triliun itu sempat
> > dikabarkan tidak akan dilanjutkan.
> >
> > Pasalnya, beberapa waktu lalu tidak jelas
> > kegiatannya di lapangan.
> >
> > Kabar bakal dilanjutkanya pembangunan PLTA Batang
> > Merangin itu
> > disampaikan oleh Kasmanto, Manager PT Kerinci Hydro
> > Energi (Bukaka
> > Group), Minggu (30/3) kemarin. Kasmanto menjelaskan,
> > apa yang ditunggu
> > selama ini yakni Analisis Dampak Lingkungan (Amdal)
> > sudah dikeluarkan
> > dan itu menandakan pembangunanya bisa dilanjutkan.
> >
> > “Selama ini kita memang terkendala pada Amdal untuk
> > melanjutkan
> > pembangunan PLTA. Tapi itu sudah dikeluarkan oleh
> > Pemerintah Provinsi
> > Jambi sehingga pengerjaan PLTA bisa dilanjutkan.
> > Dikeluarkannya Amdal
> > sekaligus juga sudah menepis isu di tengah
> > masyarakat tentang
> > pembangunan PLTA yang katanya tidak akan
> > dilanjutkan,” terang Kasmanto.
> >
> > Amdal yang ditunggu-tunggu itu sebutnya, sudah
> > dikeluarkan Pemerintah
> > Provinsi 24 Pebruari 2008 lalu dan telah pula
> > diserahkan kepada Pemkab
> > Kerinci dalam hal ini ke Bagian Lingkungan Hidup
> > Setda Kerinci.
> >
> > Hanya saja terangnya, untuk melanjutkan pembangunan
> > PLTA itu, terlebih
> > dahulu pihaknya harus mengajukan kembali
> > perpanjangan izin lokasi.
> > Dimana semula sudah direncanakan lahan yang bakal
> > digunakan untuk
> > pembangunan PLTA Batang Merangin itu seluas 21,5
> > hektar. “Untuk izin
> > lokasi itu sudah kita ajukan ke Bupati setelah itu
> > baru bisa lanjutkan
> > pengerjaannya ke lokasi pembangunan PLTA,” ucapnya
> >
> > Sebenarnya urai Kasmanto, dari PT Kerinci Hydro
> > Energi juga telah
> > melakukan survei terhadap lokasi yang akan dijadikan
> > lahan untuk
> > pembangunan PLTA itu. Akan tetapi bagaimanapun juga
> > harus diukur kembali
> > oleh BPN Kerinci agar semuanya klir kembali sebelum
> > dimulai pengerjaann.
> > Ia mengakui bahwa waktu yang dibutuhkan untuk
> > pengukuran lokasi ini
> > tidak mudah melainkan dibutuhkan waktu yang lama.
> > “Sekarang ini kita
> > hanya menunggu izin lokasi baru mulai dikerjakan
> > lagi,” tutur Kasmanto.
> >
> > Terakhir apa yang terjadi dan berkembang di tengah
> > masyarakat tentang
> > pembangunan PLTA Merangin sangat dipahami terlebih
> > belum dikeluarkannya
> > Amdal. Sehingga baru-baru ini katanya, apa yang
> > dilakukan PT Kerinci
> > Hydro Energi hanya sebatas apa yang bisa dikerjakan
> > terlebih dahulu
> > sepanjang yang dikerjakan itu tidak melanggar aturan
> > dan kesepakatan
> > yang ada.
> >
> > “Selama ini kita sudah jalan dan kerja, bukan
> > berarti kita diam saja dan
> > kita sudah mengerjakan apa yang bisa kita kerjakan
> > sepanjang semuanya
> > itu tidak menimbulkan persoalan di tengah
> > masyarakat,” cetusnya.
> >
> > Sementara itu untuk diketahui bahwa di lapangn
> > sejauh ini yang diketahui
> > Bukaka Group itu baru saja usai membuka jalan akses
> > menuju pembangunan
> > inti PLTA seperti jalan menuju Muaro Pulau.
> > Sedangkan untuk intinya sama
> > sekali belum disentuh atau dikerjakan lantaran
> > terkendala Amdal. (wdo)
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> > Tebing Batang Merao Longsor, Rumah Warga Koto
> > Majidin Nyaris Ambruk
> >
> >
> >
> > Monday, 31 March 2008
> >
> > SUNGAIPENUH – Beberapa unit rumah warga di Desa Koto
> > Majidin, Kecamatan
> > Air Hangat, Kabupaten Kerinci, nyaris ambruk ke
> > Sungai Batang Merao.
> > Pasalnya, tebing Sungai Batang Merao yang selama ini
> > sebagai penyangga
> > rumah warga itu, kini sudah mengalami longsor.
> >
> > Kejadian seperti ini sudah terjadi sejak
> > dua pekan terakir.
> > Kala itu hujan setiap harinya di Kerinci sehingga
> > menyebabkan debit
> > Batang Merao naik dan tebing penyangga sungai juga
> > ikut mengalami
> > longsor. Tebing Batang Merao yang mengalami longsor
> > terjadi di RT 02
> > Dusun Di Air, Desa Koto Majidin Mudik.
> >
> > Sebelumnya, beberapa waktu lalu,
> > kejadian yang serupa juga
> > sempat terjadi. Hanya saja lokasinya yang berbeda.
> > Kalau sebelumnya
> > terjadi di bagian mudik tepatnya di belakang rumah
> > H. Sabri Ilyas dan
> > telah mendapat penanganan dari pemerintah terbukti
> > dibuatkannya
> > beronjong penahan, maka longsor tebing kali ini
> > terjadi di bagian
> > hilirnya.
> >
> > Dimana posisi longsor tebing sekarang ini, tidak
> > terlalu jauh dari
> > longsor semula, berjarak beberapa meter saja.
> > Kondisi di lokasi sekarang
> > ini hanya tinggal satu meter lagi jarak antara rumah
> > warga dengan tebing
> > Batang Merao yang longsor terutama rumah Tamrin dan
> > rumah milik Marliana
> > di RT 02 Dusun Di Air, Desa Koto Majidin Mudik.
> >
> > Dengan kondisi tebing Batang Merao yang ada sekarang
> > ini tentu saja
> > membuat pemilik rumah tidak bisa tidur nyenyak.
> > Terutama sekali di musim
> > pengujan lantaran di Kerinci sekarang kerap diguyuri
> > hujan. “Begitu
> > terjadi hujan lebat terlebih terjadinya pada malam
> > hari kami sangat
> > cemas. Kalau-kalau tebing dibelakang rumah bertambah
> > longsor lagi,”
> > ungkap Thamrin, yang posisi rumahnya tepat berada
> > dibelakang tebing
> > Batang Merao yang longsor itu.
> >
> > Seperti kejadian sepekan lalu. Dimana debit Batang
> > Merao kian membesar
> > saat kejadian itu dirinya dan warga sekitar
> > berselang beberapa jam saja
> > melihat ke belakang rumaha yang longsor. Mereka
> > sangat khawatir sekali
> > jika longsor itu terus terjadi bisa jadi rumahnya
> > akan ambruk kedalam
> > sungai.
> >
> > Untuk menghindari agar longsor tidak terlalu parah
> > dan berlarut-larut
> > ketika hujan datang kata Tamrin, dirinya bersama
> > tetangganya juga sudah
> > memberikan lantak dari bambu sebagai penahan
> > sementara.
> >
> > Kecemasan lainnya juga diungkapkan oleh
> > Marliana, yang
> > rumahnya juga bersebelahan dengan rumah Tamrin. Sama
> > seperti warga
> > lainnya yang bermukim di tebing Batang Merao itu
> > kata Marlina, sebelum
> > dibuatkan tembok penahan yang parmanen maka selama
> > itu pula dirinya
> > hidup dalam kecemasan.
> >
> > Disisi lain, warga setempat Fauzan menyebutkan bahwa
> > pemerintah
> === message truncated ===
>


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: